Posted by: azkaa,, | September 21, 2007

mendadak dangdut

dan setepat dugaku malam ini kau akan sudi kembali sepasti bayangku ironi meneguh teorimu bahwa bertolak belakang bukan bermakna magnet berkutub sama melainkan kau dan aku seharap itu aku ingin endap prasangka kau jadikan tiada hingga kau mampu menerjemah tanpa ekspektasi tanpa prejudis dan mungkin saja akan kau temukan aku dalam ringkuk lain aku yang berdiri di sana di dunia kita biasa berada berbagi tafsir sintaksis dunia yang hempas rasa hingga tenggelam tak terselamatkan

karenamu.

tidak. aku tidak sedang merayu.

dan tidak akan pernah.

sebab sebait saja,

dalam puisiku, adakah aku pernah?

sedang sebait saja,

dalam puisimu, pernahkah aku ada?


Responses

  1. ga dangdut kok :)
    sweet banget

    salam knal ya ^^

  2. hhe, makasii..
    tp dangdut jg gpp ko..

    salam kenal jugaa.. ^^


Leave a response

Your response:

Categories