“Percayalah. Aku sudah mencoba. Namun mengucapkan selamat tinggal padamu bukanlah hal mudah.”
…
Karena di sinilah duniaku. Menadahkan tangan dan menyaksikan rintik kata jelmakan diri sebagai ribuan sayap kecil yang mengutuh satu. Mencurah segala dan membiarkan ia menjadi saksi perjalananku -tanpa pernah, sekali pun, ia mencoba alih peran sebagai hakim di hadapanku.