<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>when the world's not on ur side &#187; hakuna matata</title>
	<atom:link href="http://azkamadihah.wordpress.com/category/hakuna-matata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azkamadihah.wordpress.com</link>
	<description>: hasbunallahu wa ni'mal wakil</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Dec 2009 18:47:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='azkamadihah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ce0a95a6399b1fb22b9aaa77c27cd0dc?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>when the world's not on ur side &#187; hakuna matata</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://azkamadihah.wordpress.com/osd.xml" title="when the world&#8217;s not on ur side" />
		<item>
		<title>mungkin</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/12/15/mungkin/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/12/15/mungkin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 18:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=1155</guid>
		<description><![CDATA[
Di antara sekian banyak ketidakbiasaan (keanehan?) yang ada pada diri saya, salah satu yang saya pun baru sadari adalah; ternyata sejak dulu hal detail memang bukan teman baik saya.
Segala sesuatu yang begitu jelas, rinci, dan nyata seringkali terasa menakutkan bagi saya.
Mungkin itulah sebabnya, saya kini hampir tidak pernah lagi menonton televisi. Dalam kotak tersebut, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=1155&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1156" title="mungkin" src="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2009/12/mungkin.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></p>
<p style="text-align:justify;">Di antara sekian banyak ketidakbiasaan (keanehan?) yang ada pada diri saya, salah satu yang saya pun baru sadari adalah; ternyata sejak dulu hal detail memang bukan teman baik saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Segala sesuatu yang begitu jelas, rinci, dan nyata seringkali terasa menakutkan bagi saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya, saya kini hampir tidak pernah lagi menonton televisi. Dalam kotak tersebut, saya merasa demikian asing. Semakin lama semakin asing. Apa yang mereka tampilkan seolah-olah dunia yang tidak pernah saya kenal.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1155"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Untuk apa orang-orang saling membunuh lalu saling tuduh? Saya bahkan sudah lama menutup telinga tentang ini, sulit mempercayai ada realitas sekeji ini. Bukan, bukan tak peduli. Saya hanya enggan turut menduga lalu tanpa sengaja memasukkan salah sangka ke dalam hati saya. Biarlah kepedulian saya hanya berwujud doa saja untuk kali ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk apa kemiskinan dijadikan hiburan? Saya tidak mengerti, apa gunanya menuduh seorang nenek pemulung telah menculik anak kecil sebelum memberi nenek tersebut sejumlah sedekah? Apa pula tujuan mengaduk-aduk hati mereka dengan berpura akan menyita seluruh harta mereka (yang berupa kompor minyak tanah, kipas angin, dan kasur kapuk?) sebelum melunasi utang mereka? Lalu sampai hati menyelipkan iklan-iklan bernilai ratusan juta di sela-sela acara?</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk apa teriakan dan tatapan sinis itu terus menerus diulang? Padahal, sudahlah, tidak perlu kembali tayang, saya sudah hapal! Gadis kaya raya yang sombong itu sebenarnya anak sang pembantu! Anak mereka dulu dengan sengaja ditukar oleh sang asisten rumah tangga agar anaknya merasakan kemakmuran majikannya. Atau lelaki yang dicintai seorang wanita itu ternyata kakak kandungnya! Ah, ya, jangan lupa, kalau mau tahu siapa tokoh yang jahat, cari saja yang bedaknya paling tebal dan alisnya paling runcing. Saya bosan dengan kisah keluarga super kaya yang tidur pun harus tetap bersanggul dan berbulu mata palsu saling iri dan dengki memperebutkan harta warisan dari ayah yang sengaja dicelakai hingga lumpuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk apa tiga kali dalam sehari saya perlu tahu artis ini selingkuh dengan artis itu padahal artis itu sebelumnya adalah mantan dari artis yang satu lagi yang tidak lain adalah sahabat artis ini? Dengan gaya bahasa hiperbola dan bersayap dengan harapan sang artis menyalahartikan kabar burung tersebut hingga akhirnya menuduh istrinya benar memiliki pria idaman lain lalu mencipta lagu tentang kisah rumah tangganya? Juga sekali lagi, benarkah sedemikian pentingnya semua itu, hingga tiga kali dalam sehari kami dicekoki kisah entah nyata entah tidak tersebut?</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya, mata saya memilih menyusuri kolom-kolom surat kabar saja. Setidaknya ketika saya sedang makan, saya dapat memilih untuk tidak membaca berita tentang pembakaran seorang istri oleh suaminya yang mabuk. Karena televisi bus Bogor-Bandung yang saya naiki kemarin menyiarkan kabar tersebut saat saya sedang makan nasi Padang, seketika membuat gulai otak dengan tambahan bumbu rendang di hadapan saya tidak lagi tampak menggoda.</p>
<p style="text-align:center;">…</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya, saya tidak merasa perlu menjejali setiap jam dalam hari-hari saya dengan laporan tentang apa yang ada dalam pikiran mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya, ada saat-saat saya dengan sengaja mematikan telepon genggam saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya, saya kadang melalui hari tanpa kacamata atau lensa kontak.</p>
<p style="text-align:center;">…</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya, segera setelah mendengar sebuah lagu dengan headset baru, saya menangis. Ada banyak sekali detail yang tidak saya sadari sebelumnya. Lagu yang telah saya dengar berkali-kali, tiba-tiba terdengar begitu sedih. Begitu pedih.</p>
<p style="text-align:center;">…</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sebabnya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/1155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=1155&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/12/15/mungkin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2009/12/mungkin.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mungkin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bismillah</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/12/06/bismillah/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/12/06/bismillah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 14:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=1146</guid>
		<description><![CDATA[
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=1146&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-full wp-image-1147" title="OR" src="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2009/12/or.jpg?w=500&#038;h=353" alt="" width="500" height="353" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/1146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=1146&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/12/06/bismillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2009/12/or.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">OR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pernik</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/01/19/pernik/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/01/19/pernik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 19:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[embun jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=824</guid>
		<description><![CDATA[Untuk kuli panggul yang tertawa lepas mendengar ledekan kawannya setelah berkarung-karung barang yang ia naikkan ke atap mobil harus diturunkan kembali
Untuk pedagang minuman yang begitu bahagia berbincang dengan pemain bola terkenal dari klub sepak bola kabupaten
Untuk tukang ojek yang memanggilkan taksi bagi penumpangnya yang jatuh dan meminjamkan jas hujannya agar bagian dari baju yang robek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=824&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Untuk kuli panggul yang tertawa lepas mendengar ledekan kawannya setelah berkarung-karung barang yang ia naikkan ke atap mobil harus diturunkan kembali</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk pedagang minuman yang begitu bahagia berbincang dengan pemain bola terkenal dari klub sepak bola kabupaten</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk tukang ojek yang memanggilkan taksi bagi penumpangnya yang jatuh dan meminjamkan jas hujannya agar bagian dari baju yang robek dapat tertutupi lalu menolak dibayar</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk ibu pengemis di sisi loket karcis stasiun yang selalu mengucapkan doa panjang bagi yang memberinya uang</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-824"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk pedagang koran yang hapal dan dengan ramah bersegera menyodorkan surat kabar favorit para pelanggannya tanpa perlu lagi mereka menyebutkan apa yang hendak dibelinya</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bocah-bocah yang menari di bawah guyuran hujan dengan memakai helm mungil di gang sempit pinggir kota</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk kawan yang menemani belajar di sudut tersembunyi kampus berpandangkan danau indah kemudian berkata tak ingin beranjak dahulu</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk orang-orang tersayang yang memberi rasa nyaman hanya dengan bersama mereka</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk sapa dengan senyuman yang hadir hampir setiap pagi</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk janji akan selalu ada tak peduli apa</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk gadis kecil cantik yang kerap memeluk dari belakang secara tiba-tiba</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk gelas kopi di antara tumpukan buku tebal dan kertas fotokopi catatan</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk rebak saat alunan tentang-Nya mengingatkan akan semua yang terserak</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk sedu pelepas gundah nan dirindu dalam sujud malam</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">: Terima kasih, karena telah menunjukkan betapa Allah memang mencipta berjuta alasan untuk bahagia.</p>
<p style="text-align:center;"> <strong>&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selamat menunaikan ibadah UAS bagi yang melaksanakan. Semoga Allah meneteskan bening kasih-Nya dalam hati dan pikiran kita saat mencoba memahami setitik ilmu-Nya, memeluk erat kita saat kantuk menggoda sepeninggal tengah malam, menerangi jalan kita sewaktu mengerjakan apa pun yang tertera di atas lembar-lembar itu, serta menabur deras keping-keping cinta-Nya dengan memberikan hasil terbaik bagi kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Mohon doanya, ya. ^^</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/824/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=824&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/01/19/pernik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>perubahan</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/01/03/perubahan/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/01/03/perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 00:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Saat mengganti beberapa hal di blog ini, saya bermaksud membiarkan siapa pun yang berkunjung memberi terjemah sesuai pemahamannya masing-masing terutama perihal judul, subjudul, dan header. Toh siapalah saya sampai harus wara-wiri setiap melakukan suatu hal? Namun karena seseorang menyarankan agar saya menjelaskan maksud perubahan-perubahan tersebut, saya akhirnya manut dan membuat tulisan singkat ini.
Jadi begini lho, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=801&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Saat mengganti beberapa hal di blog ini, saya bermaksud membiarkan siapa pun yang berkunjung memberi terjemah sesuai pemahamannya masing-masing terutama perihal judul, subjudul, dan <em>header</em>. Toh siapalah saya sampai harus wara-wiri setiap melakukan suatu hal? Namun karena seseorang menyarankan agar saya menjelaskan maksud perubahan-perubahan tersebut, saya akhirnya <em>manut</em> dan membuat tulisan singkat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi begini lho, bagi yang sebelumnya pernah berkunjung ke blog ini, mungkin tersadar akan perubahan nama dan <em>header</em> yang ada. Dahulu nama blog ini adalah <em>Hakuna Matata</em>, sebuah frase Swahili yang secara bebas dapat diartikan &#8216;<em>no worries</em>&#8216;. Dengan <em>tagline</em> &#8216;<em>Look Beyond What U See</em>&#8216; yang saya kutip dari film Lion King &#8216;Hakuna Matata&#8217;. <em>Header</em>-nya pun gambar bunga berwarna pelangi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-801"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kini, judul dan <em>header</em> blog berganti dengan satu konsep baru. Garis besar maknanya: <em>when the world&#8217;s not on ur side</em>; saat dunia tak memihakmu, tidak perlu khawatir. Katakan saja serta tanamkan dalam hati: &#8220;<em>Hasbunallahu wa ni&#8217;mal wakil</em>&#8221; (cukuplah Allah bagi kita dan Ia adalah sebaik-baik pelindung &#8211; <a href="http://www.geocities.com/mutmainaa/expressions.html" target="_blank"><em>Allah is enough for us and He is the most excellent guardian</em></a>). Lalu ada makna tersirat dari tulisan Allah (dalam bahasa Arab) yang terdapat pada gambar bola mata di <em>header</em>, dengan tulisan <em>&#8216;enough&#8217;</em> yang menegaskan gambar tersebut bahwa cukup Allah saja yang kita jadikan tempat bergantung dan berserah. Oh iya, hak cipta gambar di <em>header</em> ada pada pemilik <a href="http://binmalieh.deviantart.com/art/Allah-54570154" target="_blank">laman ini</a>, maaf saya ambil tanpa izin, hehe.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum, isi blog tidak akan banyak berubah. Yang ditulis adalah apa yang lintas di mata, telinga, hati, dan pikiran. Meski mudah-mudahan dapat selalu membaik dari segi kualitas dan aspek manfaat. Amiin. Sekian dan terima kasih. ^^</p>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tambahan:</strong> Di bawah ini saya salin (baca: <em>copy-paste</em> dari versi &#8216;pdf&#8217;) salah satu artikel Dr. &#8216;Aidh al-Qarni terkait kata-kata <em>&#8216;hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil&#8217;</em> dari bukunya yang berjudul <em>La Tahzan</em> (Jangan Bersedih). Lalu ada pula beberapa tautan sumber inspirasi saya yang lain seperti lagu Islami dari Zain Bhikha dengan judul <em>&#8216;You are never alone&#8217;</em>. Saya sangat suka liriknya sehingga saya kutip kalimat pertamanya untuk judul blog ini, <em>&#8216;when the world&#8217;s not on your side&#8217;</em>. Saya sertakan <em>link</em> YouTube dan mp3 dari situs imeem pula di bawah. Ada pula lagu Opick, Kembali pada Allah, yang amat menyentuh dengan tautan jika ingin mengunduh mp3-nya serta beberapa versi arti <em>&#8216;hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil&#8217;</em> pada ayat 173 Qur&#8217;an surat Ali &#8216;Imran (meski intinya sama). Kalau ada yang mau mendengar lebih banyak lagu-lagu religi dari Zain Bhikha dan Opick silakan <em>googling</em> saja. Sangat direkomendasikan karena lirik-liriknya indah nan puitis, huhu.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>&#8220;Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.&#8221; -dari buku La Tahzan (Dr. &#8216;Aidh al-Qarni)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menyerahkan semua perkara kepada Allah, bertawakal kepada-Nya, percaya sepenuhnya terhadap janji-janji-Nya, ridha dengan apa yang dilakukan-Nya, berbaik sangka kepada-Nya, dan menunggu dengan sabar pertolongan dari-Nya merupakan buah keimanan yang paling agung dan sifat paling mulia dari seorang mukmin. Dan ketika seorang hamba tenang bahwa apa yang akan terjadi itu baik baginya, dan ia menggantungkan setiap permasalahannya hanya kepada <em>Rabb-</em>nya<em>, </em>maka ia akan mendapatkan pengawasan, perlindungan, pencukupan serta pertolongan dari Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Syahdan, ketika Nabi Ibrahim a.s. dilempar ke dalam kobaran api, ia mengucapkan, <em>&#8220;Hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil,&#8221; </em>maka Allah pun menjadikan api yang panas itu dingin seketika. Dan Ibrahim pun tidak terbakar.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian halnya yang dilakukan Rasulullah dan para sahabatnya. Tatkala mendapat ancaman dari pasukan kafir dan penyembah berhala, mereka juga mengucapkan, <em>&#8220;Hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil.&#8221; {Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar dari) Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan, Allah mempunyai karunia yang besar.} </em><strong>(QS. Ali &#8216;Imran: 173-174)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Manusia tidak akan pernah mampu melawan setiap bencana, menaklukkan setiap derita, dan mencegah setiap malapetaka dengan kekuatannya sendiri. Sebab, manusia adalah makhluk yang sangat lemah. Mereka akan mampu menghadapi semua itu dengan baik hanya bila bertawakal kepada Rabb-nya, percaya sepenuhnya kepada Pelindungnya, dan menyerahkan semua perkara kepada-Nya. Karena, jika tidak demikian, jalan keluar mana lagi yang akan ditempuh manusia yang lemah tak berdaya ini saat menghadapi ujian dan cobaan? <em>{Dan, hanya kepada Allahlah hendaknya kamu bertawakal jika kamu benar-benar beriman.} </em><strong>(QS. Al-Ma&#8217;idah: 23)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Wahai orang yang ingin menyadarkan dirinya, bertawakallah kepada Yang Maha Kuat dan Maha Kaya yang kekuatan amat besar ada pada-Nya. Itu bila Anda mau keluar dari kesusahan dan selamat dari bencana. Jadikanlah <em>&#8220;hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil&#8221; </em>syiar dan semboyan yang selalu menyelimuti langkah hidup Anda. Jika harta Anda sedikit, hutang Anda banyak, sumber penghidupan Anda kering, dan mata pencaharian Anda terhenti, mengadulah kepada <em>Rabb-mu </em>seraya mengucapkan, <em>&#8220;Hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda takut kepada seorang musuh, cemas terhadap perlakuan orang dzalim, atau khawatir dengan suatu bencana, maka ucapkanlah dengan tulus kalimat ini: <em>&#8220;Hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil.&#8221; {Dan, cukuplah Rabb-mu menjadi Pemberi Petunjuk dan Penolong.} </em><strong>(QS. Al-Furqan: 31)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Zain Bhikha &#8211; You are never alone</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Video (bukan versi asli, yang aslinya jauh lebih bagus tapi saya belum berhasil menemukannya meski sudah meminta pada Mbah Google. Ada sih flash-nya di notebook, tapi males <em>upload</em> euy, hehe):  <a href="http://www.youtube.com/watch?v=W1E1IMycJbk" target="_blank">klik di sini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Mp3: untuk mengunduh <a href="http://www.imeem.com/3aicha/music/DbG2-kxB/zain_bhikha_you_are_never_alone/" target="_blank">klik di sini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.lyricstime.com/zain-bhikha-you-are-never-alone-lyrics.html" target="_blank">Lirik</a>:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sometimes, when the world&#8217;s not on your side,<br />
You don&#8217;t know where to run to,<br />
You don&#8217;t know where to hide.<br />
You gaze, at the stars in the sky,<br />
At the mountains so high,<br />
Through the tears in your eyes.<br />
Looking for a reason,<br />
to replace what is gone.<br />
Just remember, remember,<br />
That you are never alone.<br />
You are never alone,<br />
Just reach into your heart,<br />
And Allah is always there.<br />
You are never alone,<br />
Through sorrow and through grief,<br />
Through happiness and peace,<br />
You are never alone.<br />
So now as you long for your past,<br />
Prepare for your future,<br />
But knowing nothing&#8217;s going to last.<br />
You see this life is but a road,<br />
A straight and narrow path,<br />
To our final abode.<br />
So travel well O Muslim,<br />
And Paradise will be your home.<br />
And always remember,<br />
That you are never alone.<br />
You are never alone.<br />
Just reach into your heart,<br />
And Allah is always there.<br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Opick &#8211; Kembali pada Allah</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Download</em> mp3: <a href="http://www.4shared.com/file/24574002/64111ac3/Opick_-_Kembali_Pada_Allah.html" target="_blank">klik di sini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.free-lyrics.org/Opick/205583-Kembali-Pada-Allah.html" target="_blank">Lirik</a>:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hasbunallah wa ni&#8217;mal wakiil<br />
Ni&#8217;mal maulana wa ni&#8217;man nashir</em></p>
<p style="text-align:justify;">Bila hati gelisah<br />
Tak tenang, tak tentram<br />
Bila hatimu goyah<br />
Terluka, merana</p>
<p style="text-align:justify;">Jauhkah hati ini dari Tuhan, dari Allah?<br />
Hilangkah dalam hati &#8211; dzikirku, imanku?<br />
Hanya dengan Allah<br />
Hatimu akan menjadi tenang</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan mengingat Allah<br />
Hilanglah semua kegelisahan<br />
Cukuplah hanya Allah<br />
Hati bergantung, berserah diri</p>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Versi lain pengertian <em>&#8216;hasbunallah wa ni&#8217;mal wakil&#8217;</em> (yang di-<em>bold</em>) dari beberapa penerjemah <a href="http://www.usc.edu/schools/college/crcc/engagement/resources/texts/muslim/quran/003.qmt.html" target="_blank">Surat Ali &#8216;Imran ayat 173</a>:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Version 1 &#8211; YUSUF ALI: Men said to them: &#8220;A great army is gathering against you&#8221;: And frightened them: But it (only) increased their Faith: They said: <strong>&#8220;For us Allah sufficeth, and He is the best disposer of affairs.&#8221;</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Version 2 &#8211; PICKTHAL: Those unto whom men said: Lo! The people have gathered against you, therefore fear them. (The threat of danger) but increased the faith of them and they cried: <strong>Allah is Sufficient for us! Most Excellent is He in whom we trust!</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Version 3 &#8211; SHAKIR: Those to whom the people said: Surely men have gathered against you, therefore fear them, but this increased their faith, and they said: <strong>Allah is sufficient for us and most excellent is the Protector.</strong></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/801/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=801&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2009/01/03/perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dua hati</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/11/21/dua-hati/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/11/21/dua-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 17:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=677</guid>
		<description><![CDATA[
 
Beni menyisir rambutnya dengan gugup. Ia belum juga beranjak dari motor RX King miliknya. Sesekali diliriknya rumah Tyas, gadis yang hendak dilamarnya. Setelah keberanian akhirnya terkumpul, ia berdiri dan mendekati pagar rumah tersebut. Lalu diucapkannya salam.
 

Tyas dan keluarganya yang sejak tadi telah mengetahui keberadaan Beni di depan pagar dan mengamatinya dari balik jendela pun membubarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=677&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-690  aligncenter" title="ibu dan bapak tercinta" src="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/11/ibu-bapak-saya-tercinta.jpg?w=311&#038;h=223" alt="ibu dan bapak" width="311" height="223" /></p>
<p style="text-align:center;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Beni menyisir rambutnya dengan gugup. Ia belum juga beranjak dari motor RX King miliknya. Sesekali diliriknya rumah Tyas, gadis yang hendak dilamarnya. Setelah keberanian akhirnya terkumpul, ia berdiri dan mendekati pagar rumah tersebut. Lalu diucapkannya salam.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span id="more-677"></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Tyas dan keluarganya yang sejak tadi telah mengetahui keberadaan Beni di depan pagar dan mengamatinya dari balik jendela pun membubarkan diri. Sambil berusaha bersikap wajar, mereka mempersilakan Beni masuk. Dengan sopan sambil berusaha menutupi rasa malu, Beni mengutarakan niatnya meminang Tyas. Ia mengatakan kedatangannya kali ini sebagai pembuka silaturrahmi terlebih dahulu. Apabila ada respon baik, ia akan kembali datang bersama keluarganya.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Bapak sang gadis pun bertanya, “Kalau begitu, sudah siap dengan alat tulisnya? Ujian pertama adalah tes tertulis yang terdiri dari 80 soal pilihan ganda dan 5 soal esai analisis. Materi ujian termasuk matematika, fisika, kimia, biologi, agama, PPKn, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia. Ujian kedua akan diadakan besok. Tes kesehatan dan fisik. Lari keliling lapangan UI sepuluh kali dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Ujian ketiga akan diberitahukan lebih lanjut waktu pelaksanaannya, yaitu tes psikologi dan wawancara. Jika seluruh ujian dapat dilewati dengan baik, kamu berhak masuk ke babak final. Debat tiga besar calon suami yang melamar anak saya ini.”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Ya. Paragraf mengenai tahapan tes calon suami di atas adalah fiksi belaka.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Namun ada baiknya kita ubah penggunaan kata Beni dan Tyas menjadi bapak dan ibu saya sebelum saya dianggap anak tidak tahu diri.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Ibu saya bimbang, sebelumnya sudah ada beberapa lelaki yang lamarannya ia tolak karena berbagai pertimbangan. Namun untuk kali ini, ibu bimbang karena Beni –ups, bapak saya adalah lelaki yang baik, pandai, dan sholeh (ciee, padahal biasanya saya memuji bapak kalau mau minta uang jajan doank). Mereka sempat saling mengenal di FMIPA UI. Ibu saya di jurusan Biologi, sedangkan bapak menggeluti ilmu Farmasi. Akhirnya, ibu saya menyerahkan keputusan untuk menerima atau tidak lamaran bapak kepada orangtuanya, Mbah Kung dan Mbah Uti.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Singkat kata, bapak saya datang kembali bersama keluarganya untuk melamar secara resmi dan mereka menikah. Berhubung mereka berdua masih mahasiswa, maka pilihan tempat tinggal tentu saja di komplek BMI alias Bumi Mertua Indah. Kehidupan mereka pun masih berpusat pada dunia kampus. Bapak saya yang kuat di hitungan biasanya membantu ibu untuk kalkulasi penelitian. Sedangkan ibu yang memiliki ingatan baik, menemani bapak ketika belajar untuk ujian hapalan seperti menghapal obat, komposisi, dan kegunaannya.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Tidak lama kemudian, setelah mengumpulkan uang dari sana-sini seperti mengajar bimbel, berjualan buku, kaset, hingga parsel, bapak dan ibu saya mulai mengontrak rumah. Mereka masih meneruskan studi meski terkadang perjuangan terasa berat. Pernah suatu kali, di musim ujian terjadi mati listrik. Akhirnya bapak dan ibu belajar dengan diterangi lampu sorot dari motor bapak. Ketika presentasi skripsi, dimana saat itu belum ada proyektor dan LCD, maka bapak yang bertulisan sangat rapi pun menuliskan semua materi di plastik untuk OHP. Hingga kini transparansi skripsi ibu yang ditulis tangan oleh bapak masih tersimpan dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Tiga tahun setelah pernikahan, mereka pun memiliki anak pertama yang diberi nama Azka Madihah. Sebelumnya ibu sempat keguguran satu kali. Setelah Azka, lahir secara tepat dengan jarak dua tahun per anak, Arina Qonita, Muhammad Farhan Izzuddin, dan Muhammad Hiqni Solihin. Kata ibu inilah salah satu contoh penerapan ilmu biologi yang ibu pelajari, dapat berusaha mengatur jarak kelahiran anak, hehe. Anak yang terakhir, Nisrina Kaiysa Fathina adalah suatu anugerah yang tidak disangka sebelumnya karena berjarak delapan tahun dari Hiqni.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Bapak saya melakukan banyak hal untuk menafkahi keluarganya. Ibu pun membantu dengan banyak mengajar dan turut memasarkan buku, kaset, atau parsel yang bapak jual. Bapak bahkan pernah menggelar dagangan di pinggiran Pasar Senen. Pokoknya, selama itu halal maka bapak akan mengusahakannya. Setelah itu bapak memulai usaha penerbitan yang berkembang menjadi percetakan. Profesi bapak sebagai apoteker tidak ditinggalkan, tetapi biasanya apotek hanya perlu dikontrol sesekali. Kemudian berkat kerja keras dan doa, beberapa usaha bapak pun mulai berkembang hingga saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Bapak memang wirausahawan sejati. Pernah suatu kali ia berkata pada saya, “Bapak ingin berwirausaha, agar lebih banyak memberi manfaat pada orang lain. Bisa membuka lapangan kerja. Bapak mau membangun sistem sehingga jika nanti suatu saat Bapak meninggal, maka bukan sekedar tabungan atau uang pensiun yang Bapak tinggalkan. Tetapi sesuatu yang bisa terus berjalan memberi manfaat bagi keluarga.”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Saya manggut-manggut mendengarnya seraya berdoa agar Allah mempermudah jalan bapak. Namun beliau melanjutkan, “Karena itulah, Bapak belum pernah melamar kerja dan sebagainya. Kalau pun Bapak juga bekerja di beberapa yayasan, itu karena diminta atau diamanahi. Satu-satunya yang pernah Bapak lamar adalah ibumu.”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">KYAA!! Bisa romantis juga ternyata! Hehehe.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Sebagai anak pertama, saya mengalami transisi kehidupan finansial keluarga kami. Sering sekali ibu dan anak-anaknya diajak berdiskusi dan dimintai saran saat bapak hendak memutuskan sesuatu untuk usahanya. Perjalanan yang ditempuh penuh lika-liku. Namun Alhamdulillah bapak dan ibu selalu dituntun Allah dalam membina rumah tangga mereka.</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Ada beberapa adegan dan percakapan mereka yang saya ingat karena lucu. Di antaranya; </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Ibu: “Dulu bapak itu kurus banget. Pernah waktu awal setelah menikah, ibu ngeliatin waktu bapak tidur dan membatin, ‘kok suami saya begini banget ya?’ Hehe.”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Bapak: “Tapi mending begini kan? Suaminya makin lama makin ganteng. Daripada makin jelek?”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Penonton alias anak-anak: “Woooooo…”</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span> </p>
<p style="text-align:justify;">Atau di suatu pagi yang cerah; </p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Bapak: “Ya, Arina udah kan uang jajannya? Mbak Pon (asisten rumah tangga –red) uang belanja juga udah? Azka! Sini, kamu kuliah sampe Sabtu ya? Ini untuk ongkos dan jajan. Juga buat nyalon, beli komik, beli pulsa, biaya wisata kuliner, atau uang pegangan kalo mau keluyuran.”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Ibu: “Subhanallah, pagi-pagi Bapak sudah beramal! Memberi santunan bagi yang membutuhkan di pagi hari itu emang bagus. Ck ck ck, hebat lho!”</p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0;">Bapak: *Mesem-mesem dan mengacak gemas kepala ibu*</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Masih banyak percakapan lucu antara mereka sebenarnya, hanya saja saya lupa. Hehe.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah. Sebenarnya postingan ini dimaksudkan untuk dipublikasikan 16 November 2008 lalu, saat bapak dan ibu memperingati ulang tahun pernikahan mereka yang ke-22. Semoga selalu dipersatukan di bawah atap kasih sayang Allah dan bersama seluruh keluarga dipertemukan di surga-Nya kelak. Amiin. Postingan ini juga sekalian untuk menyambut ulang tahun Bapak yang ke-46 pada 24 November nanti. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/677/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=677&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/11/21/dua-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/11/ibu-bapak-saya-tercinta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ibu dan bapak tercinta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>maaf mas, asap rokoknya.</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/10/23/maaf-mas-asap-rokoknya/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/10/23/maaf-mas-asap-rokoknya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 03:13:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[
Apa yang akan Anda lakukan jika seseorang merokok di dekat Anda?
Beberapa orang memilih menyingkir jika hal itu memungkinkan. Sebagian lain berdiam diri, memasang tampang terganggu, dan menggerutu dalam hati. Ada pula orang yang lantas terbatuk-batuk menyindir sang perokok. Atau mungkin, jika sesama perokok, hanya akan diam tidak peduli.
Tetapi tidak demikian dengan saya. Jika ada seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=493&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-501" title="taken from tarikkeskin.deviantart.com" src="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/10/no_smoking_by_tarikkeskin.jpg?w=300&#038;h=209" alt="" width="300" height="209" /></p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang akan Anda lakukan jika seseorang merokok di dekat Anda?</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa orang memilih menyingkir jika hal itu memungkinkan. Sebagian lain berdiam diri, memasang tampang terganggu, dan menggerutu dalam hati. Ada pula orang yang lantas terbatuk-batuk menyindir sang perokok. Atau mungkin, jika sesama perokok, hanya akan diam tidak peduli.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi tidak demikian dengan saya. Jika ada seseorang yang merokok di tempat umum dan asap rokoknya mengenai saya atau tercium baunya, saya akan langsung berkata, &#8220;Maaf Mas, asap rokoknya&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-493"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sederhana. Saya tidak perlu berbicara lebih banyak lagi, biasanya sang perokok mengerti. Mereka selanjutnya mematikan rokoknya atau menjauh dari saya. Tentu saja, saya tidak lupa mengucapkan terima kasih setelahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemarin, dalam sehari saya bahkan mengutarakan kalimat itu sebanyak tiga kali. Pertama saat saya naik kereta ekonomi menuju Bogor. Kali kedua saat ada seseorang yang merokok di angkutan umum yang sedang menanti penumpangnya hingga kursi terisi penuh (baca: <em>ngetem</em>). Terakhir adalah saat saya menunggu kedatangan kereta ekonomi AC menuju Depok di Stasiun Bogor pada malam hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya, kecuali dalam bus atau mobil angkutan umum lainnya, saya bisa saja pergi menjauh dari sang perokok agar saya tidak turut menghirup racun dalam asap rokok. Tetapi saya tidak mau melakukannya. Saya memiliki hak bernapas dengan bebas di mana pun. Lalu ketika ada seseorang yang mengambil hak saya sekaligus menyebarkan racun lewat udara ke sekitarnya, saya harus memperjuangkan hak saya. Itulah mengapa saya selalu menegur orang yang merokok di tempat umum dan beresiko menjadikan saya perokok pasif.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya pemerintah DKI Jakarta telah mengeluarkan peraturan daerah nomor 2 tahun 2005 yang melarang merokok di tempat umum. Sanksi yang akan dikenakan bagi pelanggar pun cukup berat, yaitu hukuman penjara selama enam bulan atau denda uang sebesar lima puluh juta rupiah. Akan tetapi realisasinya belum memuaskan berbagai pihak. Masih dapat dengan mudah ditemui orang-orang yang merokok di tempat-tempat umum. Padahal jika peraturan daerah tersebut diterapkan dengan serius, tentu akan menertibkan para perokok dan dendanya bahkan bisa menambah pendapatan daerah.</p>
<p style="text-align:justify;">Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, juga berencana mengeluarkan surat edaran mengenai larangan merokok di tempat umum. Saya berharap kebijakan ini akan segera disahkan mengingat selama ini rasanya belum ada perlindungan serius untuk masayarakat dari bahaya asap rokok. Padahal hasil poling mengenai opini masyarakat Indonesia terhadap <em>Framework Convention on Tobacco Control</em> (FCTC) yang dimuat di Kompas, 7 Juli 2008 menyatakan 68 persen masyarakat Indonesia percaya bahwa menghirup asap rokok orang lain dapat mengancam kesehatan orang yang tidak merokok. Mayoritas penduduk juga mendukung larangan merokok di ruang publik lainnya, seperti di restoran (81 persen), dan tempat publik seperti lokasi perbelanjaan, terminal bus, dan stasiun kereta api (75 persen). Bahkan, 99 persen masyarakat Indonesia mendukung larangan merokok di rumah sakit dan klinik serta di perkantoran dan ruang kerja tertutup. Sebanyak 96 persen juga mendukung larangan penjualan rokok pada anak di bawah usia 18 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun sebelum sekian larangan tentang merokok di tempat umum dapat diterapkan dengan efektif, ada baiknya kita menyuarakan sendiri aspirasi kita jika ada orang yang merokok di tempat umum. Katakan saja, &#8220;Maaf Mas, asap rokoknya&#8221;. Mereka akan paham. Toh para perokok itu juga banyak yang merupakan orang pintar. Mereka adalah orang-orang yang pernah belajar biologi atau pun mengetahui dari berbagai media perihal bahaya rokok bagi perokok aktif maupun pasif. Sebagian besar dari mereka juga mampu membaca peringatan di setiap bungkus rokok tentang kemungkinan kanker, gangguan kehamilan dan janin, impotensi, serta berbagai akibat merokok lainnya. Sehingga satu kalimat; &#8220;Maaf Mas/Pak/Mbak/Bu/Dik, asap rokoknya,&#8221; cukup untuk membuat mereka mengerti.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersuaralah untuk membela hak Anda!</p>
<p><em></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/493/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=493&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/10/23/maaf-mas-asap-rokoknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/10/no_smoking_by_tarikkeskin.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">taken from tarikkeskin.deviantart.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Protected: recommended links</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/05/09/recommended-links/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/05/09/recommended-links/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 14:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=149&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><form action="http://azkamadihah.wordpress.com/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-149">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-149" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azkamadihah.wordpress.com/149/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azkamadihah.wordpress.com/149/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=149&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/05/09/recommended-links/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.hiatus.</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/04/04/hiatus/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/04/04/hiatus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 07:11:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[
&#8230; 
kala jalinan kata butuh jeda
maka kan kuletakkan koma
yang setia menanti hadirnya titik
untuk kembali menghela detik
&#8230;
kala itu, kini
&#8230;
&#8230;


: ironi. bukankah titik adalah jelma kematian?
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=132&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><img src="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/04/hiatus.jpg" alt="taken from ahnluhn.deviantart.com" /></p>
<p align="center"><font color="#ffffff">&#8230;</font> </p>
<p align="center">kala jalinan kata butuh jeda</p>
<p align="center">maka kan kuletakkan koma</p>
<p align="center">yang setia menanti hadirnya titik</p>
<p align="center">untuk kembali menghela detik</p>
<p align="center">&#8230;</p>
<p align="center">kala itu, kini</p>
<div align="center"><font color="#ffffff">&#8230;</font></div>
<div align="center"><font color="#ffffff">&#8230;</font></div>
<div align="center"></div>
<div align="center"></div>
<p align="center">: ironi. bukankah titik adalah jelma kematian?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azkamadihah.wordpress.com/132/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azkamadihah.wordpress.com/132/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=132&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/04/04/hiatus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/04/hiatus.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">taken from ahnluhn.deviantart.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>19.</title>
		<link>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/02/14/19/</link>
		<comments>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/02/14/19/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2008 07:15:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azkaa,,</dc:creator>
				<category><![CDATA[hakuna matata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkamadihah.wordpress.com/2008/02/14/19/</guid>
		<description><![CDATA[
..
Allah, semasa pun usah kau lerai aku dari peluk-Mu.
eratkanlah, eratkanlah.
&#8230;
karena tak pernah mampu kutempa usia tanpa-Mu.
&#8230;
sempurnakanlah peran dan kewajibanku sebagai wanita, anak, sahabat, kerabat, pembelajar, pencinta, pemudi bangsa, penghuni bumi, dan hamba.
jadikanlah semua itu hanya untuk mengharap ridha-Mu.
&#8230;
19 hanya angka. tidak lebih.
yang kudamba adalah keabadian di sisi-Mu.
&#8230;
&#8230;
barakallah juga untuk mybluvedtwinbro-araz (150289), sepupu perempuan saya-khonsa (150292), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=128&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><img src="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/04/19.jpg" alt="taken from burntlimbs.deviantart.com" /></p>
<p align="center"><span style="color:#ffffff;">..</span></p>
<p align="center">Allah, semasa pun usah kau lerai aku dari peluk-Mu.</p>
<p align="center">eratkanlah, eratkanlah.</p>
<p align="center"><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p align="center">karena tak pernah mampu kutempa usia tanpa-Mu.</p>
<p align="center">&#8230;</p>
<p align="center">sempurnakanlah peran dan kewajibanku sebagai wanita, anak, sahabat, kerabat, pembelajar, pencinta, pemudi bangsa, penghuni bumi, dan hamba.</p>
<p align="center">jadikanlah semua itu hanya untuk mengharap ridha-Mu.</p>
<p align="center">&#8230;</p>
<p align="center">19 hanya angka. tidak lebih.</p>
<p align="center">yang kudamba adalah keabadian di sisi-Mu.</p>
<p align="center"><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p align="center"><span style="color:#ffffff;">&#8230;</span></p>
<p align="justify"><span>barakallah juga untuk mybluvedtwinbro-araz (150289), sepupu perempuan saya-khonsa (150292), mr. batman wanna be (040288), myluvlylilsista-kaiysa (190204), myluvlymom (200265), abangbayu (240288), 2ndlilsista-arina (260291). semoga selalu diberi yang terbaik oleh Allah, dan kita semua dipertemukan di Jannah-Nya kelak.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azkamadihah.wordpress.com/128/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azkamadihah.wordpress.com/128/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkamadihah.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkamadihah.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkamadihah.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkamadihah.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkamadihah.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkamadihah.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkamadihah.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkamadihah.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkamadihah.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkamadihah.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkamadihah.wordpress.com&blog=2190387&post=128&subd=azkamadihah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkamadihah.wordpress.com/2008/02/14/19/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409913f10f5c1b61ccb00858b7ddb5fe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azkaa,,</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkamadihah.files.wordpress.com/2008/04/19.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">taken from burntlimbs.deviantart.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>