Posted by: azkaa,, | September 28, 2008

laskar pelangi: antara film dan buku

Siapa bilang mengadaptasi buku menjadi sebuah film adalah pekerjaan mudah?

Tidak ada. Karena buku adalah sarana bagi siapa pun untuk mengembangkan imajinasi saat menerjemah setiap kata yang dikandung. Sedangkan imajinasi yang berkelana di setiap ruang pikir pembaca ialah sesuatu yang berada di luar daya duga. Interpretasi yang berbeda tentu menghadirkan ekspektasi yang berlainan pula. Apalagi jika karya tulis yang hendak dijelmakan menjadi tayangan audio visual adalah buku best-seller. Tuntutan berbagai pihak yang menuntut kesempurnaan film adalah tekanan tersendiri untuk para sineas yang terlibat.

Itulah mengapa saat akan menyaksikan pemutaran film Laskar Pelangi, saya berusaha menepikan terlebih dahulu bayangan yang telah terlanjur terpatri mengenai kisah anak-anak Belitong pengejar mimpi itu. Lalu bersama lebih dari seratus penonton di studio, saya hanyut dalam alur cerita yang mengalir mudah dicerna.

Read More…

Posted by: azkaa,, | September 13, 2008

depok, oh depok.

“Hmm, dodol kali ya?” Itulah jawaban saya kala seseorang menanyakan perihal komoditas khas Depok. Respon sang penanya pun mudah diduga, “Ye, Dodol mah khas Garut!”

Read More…

Posted by: azkaa,, | September 10, 2008

batas

Ayu Utami mengeluarkan novel baru berjudul Bilangan Fu. Novel setebal 536 halaman ini mengangkat wacana spiritual dan dunia mistik. Namun bukan kegamangan akan hakikat monoteisme yang diramu kental Ayu dalam novel ini yang ingin saya bahas. Bukan pula mengenai Bilangan Fu itu sendiri. Melainkan mengenai seksualitas yang disisipkan oleh sang penulis hampir dalam setiap bab.

Read More…

Posted by: azkaa,, | August 20, 2008

loncat-loncat!

Langsung aja, ini laporan perjalanan ke Cirebon dan Jogja kemarin; ^^

Peserta perjalanan: Azka Madihah dan Asiah Rusdi.

Hubungan: Teman sepermainan sejak masih dalam kandungan.

Perkiraan dana awal: Rp 335.000 per orang.

Jumlah dana tersedia: Rp 435.000 per orang (sengaja ga bawa ATM).

Read More…

Posted by: azkaa,, | August 5, 2008

retorika

 

Sekarang begini saja, tak usah lagi berkalkulasi dengan rasa.

Read More…

Posted by: azkaa,, | July 28, 2008

happy days!

Wow! Liburan kali ini sungguh menyenangkan!

Saya sampai bingung mau mulai cerita dari mana.

Pertama, sekitar tanggal 11 Juli hingga 13 Juli, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Damaskus, Syria mengadakan rihlah (tamasya) ke Sungai Eufrat, Benteng Jabar, kota bersejarah Aleppo, dan Pantai Badrusiyah. Sekitar 50 orang mahasiswa (termasuk beberapa yang telah menikah turut membawa pasangan dan anaknya) berangkat dengan naik bus pukul 1 pagi dari sekretariat PPI. Acaranya mengasyikkan. Saya puas main air di Sungai Eufrat yang sangat jernih, berenang di laut, mengemudikan kapal yang mirip kapal pesiar mini (entah apa istilahnya), hingga bermain voli pantai. Berikut adalah beberapa foto yang terselamatkan dari tragedi hilangnya sang notebook selain foto yang sudah sempat di-upload untuk ngapdet slideshow ini.

Read More…

Posted by: azkaa,, | July 23, 2008

memiliki kehilangan

Ribuan foto keluarga, teman-teman SMA hingga kuliah, foto perjalanan Bali, Lombok, umrah Ramadhan, Brunei, Syria, serta hasil usaha percobaan sebagai fotojurnalis, hilang. Semua hilang. Jurnal harian, artikel, makalah, karya tulis, data presentasi, puisi, cerpen, dan data lainnya turut pergi bersama mereka. Tanpa back up cadangan sama sekali.

Read More…

Posted by: azkaa,, | June 9, 2008

suicide

Pernah berpikir untuk bunuh diri?

Read More…

Posted by: azkaa,, | June 2, 2008

untukmu, dey.

Dey, menerjemah sketsa hatimu tidak hanya menenggelamkanku ke palung metafora namun juga menjedakan spasi di mana aku mampu sejenak berkaca. Kau laksana detak dan aku hela. Senada. Nan luka hadir melanda, kita selalu memilih bercumbu dengan diksi atau rima demi mengejakulasi rasa. Mungkin ini cara kita mendongak, menyangga air mata, lalu membiarkan sajak semata yang menetes. Sajak-sajak berdarah.

Read More…

Posted by: azkaa,, | May 28, 2008

bah.

Setelah melakukan aktivitas rutin setiap hari, saya berniat mengambil uang ke ATM Bank Bemo (bukan Bank Bajaj). Saya pun menuju halte terdekat dan menaiki angkot (di sini disebutnya Service) jurusan Ibnu Nafis. Sesampainya di Bank Beemo, ternyata ATM-nya sedang bermasalah. Padahal saya sedang sangat butuh uang dan saya tidak tahu lokasi ATM yang lainnya.

Kehabisan ide, saya pun jongkok di pinggir jalan. Mengais-ngais aspal.

Read More…

Posted by: azkaa,, | May 16, 2008

mau?

Tadi, saya abis kencan lho!

Ah.

Senang sekali rasanya. Keliling-keliling kota Damaskus, ke Museum Syria, ke Pasar (nge-date kok ke pasar? Hehe), sholat Dzuhur di Masjid Syekh Ahmad Kaftaro, makan siang bareng, sholat Ashar di Masjid Umawi, dan sebagainya.

Berdua doank. Huhui.

Read More…

Posted by: azkaa,, | May 14, 2008

uhibbu ruzz jiddan

Meski mengaku segalavora alias omnivora, ternyata saya tetap tidak bisa lepas dari yang namanya N-A-S-I. Sumber karbohidrat favorit rakyat Indonesia ini belum dapat tergeser posisinya di hati saya. Sarapan kesukaan saya adalah nasi uduk. Makan siang pun tidak lengkap apabila belum bersua dengan nasi. Makan malam pun tidak jauh berbeda.

Nasi yang berasal dari beras ini bermacam-macam jenisnya. Ada yang pulen, pera’, wangi pandan, rojolele, dan sebagainya. Halah, barusan itu saya asal ngetik. Biar keliatan agak ilmiah gitu. Tetapi emang benar begitu, bukan? Karena beras yang harganya lebih mahal biasanya lebih enak. Terutama jika sudah dimasak. Ya, saya serius. Beras itu jauh lebih enak dimakan setelah dalam keadaan matang dan hangat. Ketika masih berbentuk butiran beras yang keras, rasanya sungguh aneh. Saya bisa bilang begini karena saya terkadang melihat asisten rumah tangga saya, Mbak Ponirah atau yang akrab dipanggil Mbak Pon ini ngemil beras. Et dah, padahal di rumah ada kerupuk, bawang merah, cabe, ulekan, kompor, blender, gayung, panci, sampe kulkas. Kenapa harus beras yang dipilih sebagai penganan ringan? Sungguh ajaib asisten rumah tangga saya itu. Suatu hari, karena penasaran hingga rasa gelisah merajai hati, saya pun bertanya, “Mbak, emang enak beras dimakan mentah begitu?”

Read More…

Posted by: azkaa,, | May 9, 2008

Protected: recommended links

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Posted by: azkaa,, | April 4, 2008

.hiatus.

taken from ahnluhn.deviantart.com

 

kala jalinan kata butuh jeda

maka kan kuletakkan koma

yang setia menanti hadirnya titik

untuk kembali menghela detik

kala itu, kini

: ironi. bukankah titik adalah jelma kematian?

Posted by: azkaa,, | February 14, 2008

19.

taken from burntlimbs.deviantart.com

..

Allah, semasa pun usah kau lerai aku dari peluk-Mu.

eratkanlah, eratkanlah.

karena tak pernah mampu kutempa usia tanpa-Mu.

sempurnakanlah peran dan kewajibanku sebagai wanita, anak, sahabat, kerabat, pembelajar, pencinta, pemudi bangsa, penghuni bumi, dan hamba.

jadikanlah semua itu hanya untuk mengharap ridha-Mu.

19 hanya angka. tidak lebih.

yang kudamba adalah keabadian di sisi-Mu.

barakallah juga untuk mybluvedtwinbro-araz (150289), sepupu perempuan saya-khonsa (150292), mr. batman wanna be (040288), myluvlylilsista-kaiysa (190204), myluvlymom (200265), abangbayu (240288), 2ndlilsista-arina (260291). semoga selalu diberi yang terbaik oleh Allah, dan kita semua dipertemukan di Jannah-Nya kelak.

« Newer Posts - Older Posts »

Categories